Tumbuh juga duri-duri dirumput kering
Ketika tubuh terbentur tulang nyeri
Lalu ingin diri sembunyi lari darimu
Malu menekuk muka dalam wajahku
Namun kau bergegas tanpa berpaling
Bukannya aku menanti kamu berhenti
Kaki-kaki pun t’lah tak bertulang
Dan kelana padamu nantipun padam
Ah, dunia dan bebatuan angin hitam
Rabu, 02 Februari 2011
Malam
Posted by dhimas agung on 08.31
RSS Feed
Twitter
0 komentar:
Posting Komentar