Ruang yang jadi kegemaran antara
Lorong sepi yang butuh kehidupan
Dengan melipat keris karat dan bambu runcing
Ditambah bolam 10 watt
Bakal mati coro dan sawang
Sedang aku apa mampu melawan!
Juga pacarku yang mengumpat
Kamar gelap dengan dinding tebal
Yang membenci semua laki-laki
Yang bersamanya sepanjang hari
Sedang lampu satu-satunya padam
Rabu, 02 Februari 2011
Kamar Kosong
Posted by dhimas agung on 08.33
RSS Feed
Twitter
0 komentar:
Posting Komentar